Setiap orang tentu pernah merasakan rindu dan kangen pada seseorang. Namun, kita harus tau bahwa rindu dan kangen memiliki pengertian yang berbeda.
Kangen bisa jadi
adalah perasaan sedih karena ketidakadaan atau kehilangan seseorang baik di
sekitar atau hati. Sedangkan, rindu adalah perasaan yang kuat untuk mendapatkan
seseorang hadir di sekitar atau hati.
Dari pengertian
di atas, diketahui perasaan kangen biasa diartikan sebagai perasaan yang sedih
atau menyesal karena ketidakadaan seseorang di hati kita. Bisa juga diartikan
sebagai perasaan sedih akan kehilangan sesuatu. Sementara itu, rindu memiliki
sifat yang lebih mendalam di mana seseorang merasa ingin atau bisa bersama
orang yang didambakan.
Kemudian, kangen
memiliki sifat yang sentimental di mana seseorang masih bisa merasa baik-baik
saja tanpa kehadirannya. Namun, perasaan rindu membuat seseorang terus
mengulang kenangan-kenangan terdahulu di pikiran.
Terkadang banyak yang salah artiin sih kangen dengan rindu
seperti apa dan gue juga gak tahu sekarang perasaan yang gue rasain itu rindu
atau kangen hahaha, tapi yang jelas saat ini gue rindu dengan seseorang yang
pernah di hidup gue beberapa tahun yang lalu sih. Entah kenapa hati ini selalu seperti
meyakinkan gue bahwa orang itu adalah orang yang tepat buat gue, gak tau juga
sih kan semuanya menjadi rahasi Allah SWT ya gak sih? Karena dari kita gak ada
yang bisa prediksi apakah emang pasangan atau masa lalu kita itu jodoh atau
bukan.
Jujur gue sih saat ini sudah mencoba mengikhlaskan apa yang
sudah ditakdirkan oleh Allah SWT ke gue, namun gak tau kenapa gue selalu masih
berfikir dia itu jodoh gue, apakah Allah SWT memisahkan kita sementara sampai dipertemukan
yang tepat atau memang kita dipisahkan secara permanen agar sama-sama menemukan
kebahagian dimasing – masing diri kita, entah lah kita sebagai manusia yang banyak
kekurangan hanya bisa berpasrah diri kepada Allah SWT. Tapi kita juga gak boleh
nyerah untuk mencari kebahagian buat gue, buat kalian dan buat semua manusia
yang ada di muka bumi ini.
Kebahagian itu bukan cuma tentang bahagia bersama pasangan, bisa
juga bahagia bersama keluarga yang kita cintai atau bisa bahagia karena diri
sendiri. Hanya diri kita yang bisa menampilkan rasa bahagia itu dan jangan
pernah bergantung sama pasangan atau teman ataupun orang lain, karena bisa aja
mereka bisa buat kecewa atas dasar kelakukan kita sendiri atau ada hal yang
membuat orang-orang tersebut merasa dikecawakan oleh kita.
Balik lagi ke rindu dan kangen, menurut gue itu gak perlu kalian
pendem, bisa kalian ungkapkan kepada orang tersebut masih bersama kalian, jika
tidak maka cukup titip rindu dan kangen tersebut lewat doa, siapa tau Allah SWT
mendengarkan do akita dan menyampaikan kedua hal tersebut kepada orang kita
masih harapkan serta kita sayangi, kalo gue sih cukup gue doakan aja agar di
sampaikan ke orangnya langsung, karena menurut gue sangat amat mustahil ketika
gue menyampaikan secara langsung atau pun By Conversation Chat gue rasa
hahha, entah lah gue gak bisa sampaikan rasa rindu dan kangen gue ke orang
tersebut khawatir dia sudah ada yang baru (pacar baru) kan kita gak ada yang
mungkin sudah menemukan orang yang tepat, kan kita gak ada yang tau nih apakah
orang yang dulu pernah dihidup kita sudah ada yang baru atau belum, hanya bisa
menebak – nebak sampai kasih koyo di kepala saking pusingnya memikiran hal itu
hahahaha.
Menurut gue the power of doa itu lebih ampuh dari kita
mengungkapkan langsung, karena berdoa itu kekuatan dan energi yang tiada tara
karena ia terhubung langsung dengan Dzat Yang Maha Kuasa yaitu Allah SWT.
Makanya gue sekarang apa-apa lebih baik mengadu ke yang punya dunia dan seisi
agar lega dan tidak gue pendem-pendem.
Pada Akhirnya untuk kedua hal tersebut hanya bisa kita serahkah
kepada sang pencipta Allah SWT, tetap berdoa agar semuanya bisa tercapai dan keinginan
yang kita mau terkabulkan sama Allah, ingat karena kalau kita serius berdoanya
pasti akan didengar mau sesusah apa, sesulit apapun itu atau mungkin lagi
keadaan bahagia yang penting niat kita berdoa itu untuk apa dan kepada siapa berdoa.
No comments:
Post a Comment
Hi! We need your comment here